Stories and Sh*t

Monday, June 4, 2012

no tittle lah

malem ini saya lagi nginep di rumah kost temen di Palembang. banyak hal-hal seru yang saya alami hari ini. dan lebih banyak lagi yang nggak seru.

hidup itu ya kek gini. kadang dibawah, kadang dibawah banget, kadang didasar paling bawah. mampus dah. dari nggak punya duit sampe nggak punya malu udah saya alamin. dari malu sampai malu-maluin. semua tercampur dalam aroma pop ice mangga.

hari ini adalah hari paling perfect dalam hidup saya. kalau saja seumur hidup saya hanya hidup pada hari ini. sayangnya masih banyak hari-hari lain. dan itu membuat hari ini sama seperti hari-hari lain, yang juga sama seperti hari-hari lainnya lagi, dan seterusnya, dan seterusnya.

ya. terkadang kita harus bisa menerima kalau hidup itu, terkadang begini-begini saja. kita terus mengatakan uang bukan segalanya walau setiap hari kita terus mengharapkannya. dan hal ini yang terjadi pada saya, sekarang. dan kemarin. dan kemarinnya lagi. dan kemarinnya lagi.
Share:

Monday, April 16, 2012

dalam malam

pagi ini, betapa aku menyadari banyak hal. dan betapa bodoh aku untuk melupakannya lagi diesok hari. namun tetap kulakukan. ada hal-hal yang tetap dilakukan orang tanpa alasan. karna dalam sebuah perjalanan pastilah terdapat sebuah titik hitam dimana semua akan samar karenaya. dan saat itulah kita hanya harus terus berjalan tanpa berfikir atau bertanya atau mencari tau. percayalah, maka kebenaran akan datang padamu. ingatlah ini, sebelum kau tersesat dan aku hanya mampu  menyingkir.
Share:

Sunday, April 15, 2012

dalam sebuah rumah

menuju ruang dimana hanya kau saja
menuju tempat dimana untukmu saja
menuju kata dimana namamu saja

hanya kau yang berhak atas saja
yang berbeda dalam rumah cinta
yang kutau obati luka dengan kata sederhana
yang menepis rindu dengan senyum manja

kau adalah waktu dimana hanya ada kebahagiaan padanya
kaulah takdir yang datang delam kasih sayang
membawaku hanyut tanpa kata

kau renggut aku dengan indah
dalam sebuah rumah cinta
Share:

Thursday, April 12, 2012

a voice of failure

kuliah itu susahh. bukan kepintaran atau daya mengerti yang dibutuhkan, tapi kerja keras. itu benar-benar bukan saya. nilai ancur dengan segala sesuatu yang mulai memburuk. setiap saat selalu kepikiran gimana jadinya kalau beasiswa saya dicabut? dan itu membuat sesak. banget.

terkadang saya berfikir untuk menyudahi semua ini, berhenti menghisap keringat orang tua dan mulai mengisi hari-hari mereka dengan ketenangan. tapi bagaimana? jika saat ini saya dapat bekerja dalam suasana yang pantas, saya akan lakukan.

sekarang waktu terus berjalan, namun tidak dengan otak ini. yang terjadi biarlah terjadi. sorry for all...
Share:

Friday, March 2, 2012

Terimakasih Tuhan

Sa'at mentari mulai lagi... Menyapa hari baruku... Yg terasa kekosongan... Dan aku kmbali brfikir... Dan mengadu padaNya...

Aku bilang...
Awanku tk lagi bergerak...
Mereka tak lagi menguntai barisan indah dalam nada usang...
Mentariku benar brsinar... Tapi tk menerangi jalanku...
Aku kembali buta dalam kecemasan...
Bintangku redup menyamarkan malam indahku... Tatkala gundah datang menitipkan keraguan...
Mataku... Bibirku... Rautku... Geraku... Terasa palsu...

Lalu aku berterimakasih dan memohon sedikit pngampunan...
Dalam redupnya malamku kau buat aku bersinar...
Dalam gelapnya jalanku kau buat aku mencari...
Ketika awanku hilang kau buat aku bercermin... Dan mnguntainya kembali dgn lbih hati2...
Terimakasih atas pngampunan yg Kau terjemahkan dgn nama lain...

Thanks thanks thanks For Everything... Allah gave me the best lesson...

di copy dari note fb: Wahyu Ramadhan
Share:
www.bocup.info. Powered by Blogger.

Contributors