Stories and Sh*t

Wednesday, November 26, 2014

what now?

Some people are fake... some people are what they really are... and some other try to change. Which one is me? I’m the one who try to change... i’ve spent years to do that, and here I am now. Dumped.

I ain’t no crazy man, or have mentally retarded. I’m just someone who sometime stares in front of the mirror and saw a monster in the other side. And sadly he is the smart one. I know I have this since I was a little boy, I’ve already made a lot of enemies from actually some close friends of mine.

Tired, it’s been a tired life to control the situation where I have to be good all the time. Once I mad, then I’m really not like me anymore.. or perhaps, it was... not me.
Share:

Tuesday, October 14, 2014

look back and learn


Cinta... terkadang terasa sangat simpel. Dapat digambarkan dengan hanya sebuah kata “indah”, atau “bahagia”. Namun terkadang... terasa begitu rumit. Serumit perasaan yang mewakili hati-hati yang terlibat didalamnya. Ya, kali ini saya akan bercerita tentang cinta, yang pernah terjadi antara dua insan yang dulu belum mengerti... bagaimana cara menjaganya.

I’ve got a friend, a boy once I know the happiest damn buddy perhaps on all over the earth... kalo cerita nggak pernah berhenti, nggak peduli orang bosen apa nggak. Sering cerita hal-hal lucu dan lama kelamaan sering jadi lelucon gagal yang ironosnya lebih lucu dari cerita lucu sesungguhnya. But then... he fell in love.

Share:

Sunday, September 28, 2014

will you?

Untukmu yang datang mengisi hariku dalam diam. Aku memandangmu dalam setiap kesempatan, memperhatikan. Menimbang dan sedikit demi sedikit, menghapus keraguan. Menebak serta mengisi kekosangan dengan harapan. Harapan... bahwa jika memang benar, jalanku jalanmu satu. Maka kita akan segara padu, menyatu dalam syahdu.
Kau bagai langit, yang ada diatas sana namun tak menyadari betapa cerah dan mendungmu selalu menawan. Betapa semua orang mengagumi dan bergantung padamu. Betapa indah dirimu. Betapa... oh betapa.
Aku yang hanya semut pengelana, dengan tubuh mungil dan sedikit waktu. Betapa pandanganmu akan teralihkan sekeras apapun kau memperhatikanku. Namun benar aku megagumimu, namun benar aku mencoba meyakinkan bahwa aku mampu menggenggam pandanganmu itu, lihatlah aku yang berhenti tuk mengalihkan langkah, menggampaimu.
Kau dan aku...
Izinkan aku menggenggammu, membawamu kejalan dimana keraguan tak lagi hadir. Menggantikan memori sakit masa lalumu, dengan segenap kisah baru. Meniti sedikit demi sedikit rasa percaya dalam sebuah komitmen dan janji-janji. Ya, aku selalu menyayangimu... dan akan terus begitu.
Kini, percayakan senyummu, tawamu, tangismu, kesempurnaan dan ketidaksempurnaanmu itu, padaku

Will you?
Share:

Saturday, September 6, 2014

negative habit yang bikin susah move on


                Apa yang kita fikirkan tentang keburukan-keburukan yang sudah sudah kita lakukan, membuat kita tetap berfikir dijalan itu. Pada akhirny, ekspektasi atau prediksi kita tentang kelakuan orang yang (mungkin masih) kita sayangi saat ini ya seputar hal-hal buruk itu saja. Padahal belum tentu. Ini nih... negative habit yang biasanya sering membuat kita susah move on. Sorry mungkin konten bacaan blog ini nanti agak dewasa, tapi ya memang intinya kesitu.

            Misal nih... kamu pernah punya pacar yang sangat kamu sayangi, tentunya juga sangat sayang sama kamu. Dulu, kalian masih terlalu labil untuk melihat batasan cinta dan kasih sayang itu dengan jelas... makanya perlahan-lahan kalian mulai keluar jalur, dan menapaki jejak-jejak yang menyenangkan itu. Alias mesum-mesum dikit (atau banyak) atau apalah...
Share:

Thursday, August 28, 2014

senandung dua insan


di sini, di bawah taburan bintang dan langit yang meluap-luapkan keagungan-Nya. Aku terduduk... Termenung menyadari betapa kecilnya diri ini. Siapa aku ini. Merasa rendah diantara gunung-gunung perasaan yang kini kian menjulang tinggi. Menjulang tinggi padanya yang saat ini duduk disampingku memberikan senyum indahnya, entah dia tau atau tidak betapa aku nyaman disampingnya. Betapa aku ingin selalu bersamanya.

Jika saja, dia tau sesering apa aku mencuri waktu untuk sedikit merasakan hangat hembusan nafasnya. Memandangnya sedikit lebih lama, binar matanya bulat merona. Membuatku masuk dan masuk lebih dalam kealam bawah sadarku. Jauh.. Jauh kedalam. Oh... betapa aku memaksakan lidah ini meng-kaku. Menahan -aku menyukaimu- untuk lebih lama lagi, lagi, dan lagi.

Share:
www.bocup.info. Powered by Blogger.

Contributors